Thursday, October 27, 2005

Bersiaplah untuk 'Mudik' Besar

Semoga bisa mengambil sepercik hikmah .. Wallahu a'lam

Bersiaplah untuk Mudik Besar
OLEH: JALALUDDIN RAKHMAT

Marilah kita mulai pagi yang cerah ini dengan mengungkapkan syukur
kita kepada Allah Swt. Setiap hari anugerah dan nikmatnya turun kepada
kita, walaupun pada hari yang sama maksiat dan kejahatan kita naik
kepada-Nya. Setiap jam perlindungan dan pemeliharaan -Nya mengayomi
kita. Padahal pada jam yang sama kita menentang-Nya dengan dosa-dosa
dan kejelekan kita.

Dia telah membawa kita kepada bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah
dan ampunan, bulan yang di dalamnya ada Laitul Qadar, yang lebih bagus
dari seribu bulan. Sepanjang Ramadhan, Dia menuntun kita untuk
melakukan puasa, salat malam, membaca Al-Quran dan bersedekah di jalan
Allah. Dia memberikan kesempatan kepada untuk menghapus dosa dan
beramal saleh.

Akhirnya hari ini dengan kasih sayangnya jua, Dia mengantarkan kita
kepada Idul Fitri, hari lebaran. Dia gerakkan lidah-lidah kita untuk
membesarkan asma-Nya. Dia karuniakan kepada kita rezeki untuk
membayarkan kewajiban zakat kita. Kepada kita rezeki untuk membayarkan
kewajiban zakat kita. Pagi ini Dia membawa kita ke tanah lapang ini
untuk bersimpuh di hadapan kebesaran-Nya, memuji keagungan-Nya, dan
mensyukuri seluruh nikmat-Nya.

Marilah kita melihat ke kiri dan ke kanan kita. Marilah kita periksa
orang-orang yang kita cintai: ayah-bunda, saudara, kekasih, tetangga,
sahabat, dan handai taulan. Adakah di antara mereka yang tidak dapat
bergabung bersama kita di tempat ini? Adakah di antara mereka yang
sudah meninggalkan kita kembali kepada Yang Mahasuci? Ke manakah ayah
atau Ibu yang tahun lalu menyambut uluran tangan kita dengan tetesan
air mata kasih sayang? Ke mana kakak atau adik kita yang pada Lebaran
lalu gelak tawa berbagi bahagia bersama kita? Ke manakah tetangga atau
sahabat dekat yang dulu pernah memeluk kita dan mengucapkan selamat
Hari Raya Idul Fitri?

Ya Allah, mereka telah kembali kepada-Mu. Mereka telah "mudik" ke
kampung yang abadi. Terimalah mereka di sisi-Mu radhiyatan mardhiyyah.
Engkau senang menyambut mereka dan mereka senang berjumpa dengan-Mu.
Seperti doa Nabi Saw untuk Thalhah: Engkau tersenyum kepada mereka dan
mereka tersenyum kepada-Mu. Curahkan kasih-Mu kepada Ayah Bunda kami,
saudara kami, sahabat kami, Gabungkan mereka dengan kami, saudara
kami, sahabat kami. Gabungkan mereka dengan orang-orang yang engkau
anugerahkan kenikmatan kepada mereka, bersama para nabi, shidiqqin,
syuhada, shalihin.

Ya Allah, pagi ini mereka tidak dapat berlebaran bersama kami. Tidak
bisa kami ulurkan tangan kami untuk meminta maaf. Tidak bisa kami ajak
mereka untuk berbagi bahagia bersama kami. Tidak bisa kami undang
mereka untuk berkumpul bersama di rumah kami. Allahumma adkhil ala'
ahl al-qubur al surur. Tetapi kami mohon, ya Allah, masukkanlah rasa
bahagia kami kepada semua ahli kubur.

Harumkanlah kuburan mereka dengan wewangian doa-doa kami, sampaikan
salam kami yang tulus, Assalamu'alaikum ahl- al-diyar min al-muslimin.
Antum lana salaf wa inna insya Allah bikum tahiqun. Salam bagi kalian,
wahai ahli kubur kalian sudah mendahului kami dan insya Allah kami
akan segera menyusul kalian.

Inna Lillah wa inna ilaihi raji'un. Sesungguhnya, kita semua kepunyaan
Allah dan kepada-Nya kita semua kembali.

Menurut laporan para sahabat, dalam shalat 'Id dan salat Jum'at. Nabi
Saw senang membaca surat Al Al'a dan al-Ghasyiyyah." Pada surat
Al-Ala' dipuji Tuhan orang yang berzakat. Kemudian berdzikir kepada
Allah dan melakukan salat. Qad Aflaha man tazakka wa dzakara isma
rabbihi fashalla. Kata sebagian ahli tafsir, ini berkaitan dengan
salat Idul Fitri.

Pada surat al-Ghashiyyah diceritakan keadaan manusia ketika kembali
kepada Tuhan. Inna ilayna iyyabahum tsumma inna alaynahum hisabahum.
Kepada kamilah mereka kembali: kewajiban kamilah untuk memeriksa
mereka. Dibacakanlah surat al-Ghasiyyah pada Idul Fitri untuk
mengingatkan manusia akan hari lahir ketika mereka mudik kepada Tuhan.
Berkumpulnya manusia di tanah lapang harus menyadarkan mereka akan
hari ketika mereka diadili Tuhan pada padang Mahsyar nanti.

Selain pada surat al-Ghasiyyah, berulang kali dalam Al-Quran Tuhan
mengingatkan kita bahwa kepada Allah tempat mudik kita. Kepada Allah
tempat mudik kalian. Kepada Allah tempat mudik mereka semua. Kalimat
seperti ini disebut sampai enam belas kali dalam Al-Qur'an. Sudah
seminggu ini saudara-saudara kita pulang mudik ke kampung halaman
mereka yang sementara. Menemui orang-orang yang mereka sayangi. Dengan
membawa beban berat untuk diberikan kepada mereka. Mereka berangkat
dengan sukarela, menempuh perjalanan yang jauh dan melelahkan dengan
sukacita. Setiap saat kita harus mudik ke kampung halaman abadi,
menemui Allah yang kita cintai, tetapi dengan membawa beban dosa di
atas punggung kita, untuk diperiksa dalam timbangan keadilan Tuhan.
Setiap saat ketika maut menjemput kita. Kita harus pergi dengan
terpaksa. Kita akan menempuh perjalanan yang panjang dan mengerikan.

Imam Ali Zainal Abidin, cucu Rasulullah Saw, berkata, "Ada tiga saat
yang paling menakutkan yang harus dialami anak Adam (1) saat ketika ia
menyaksikan malaikat maut (2) saat ketika ia bangun dari alam
kuburnya. (3) saat ketika ia berdiri berhadapan dengan Allah Swt.
Tidak jelas apakah ia akan ke surga atau ke neraka."

Itulah perjalanan mudik kita. Stasiun yang pertama adalah kematian.
Saat malaikat maut menjemput kita. Di situ mayit akan dihadapkan
kepada kekayaannya. Ia berkata, "Demi Allah, dahulu aku mengumpulkan
kamu dengan rakus dan pelit. Sekarang apa yang akan kamu berikan
kepadaku?" Hartanya akan menjawab, "Khudz minni kafanak." Ambillah
dariku kain kafanmu! Kemudian mayit akan dipertemukan dengan seluruh
keluarganya. Ia memandang mereka, "Demi Allah, dahulu aku sangat
mencintai kalian dan memelihara kalian dengan susah payah. Apa yang
akan kamu berikan kepadaku?" Mereka menjawab, "Kami akan mengantarkan
jenazahmu. Kami akan menguburmu."

Setelah itu, ia melirik kepada amalnya dan berkata, "Demi Allah.
Dahulu aku membencimu. Aku melihat kamu sebagai beban yang berat. Apa
yang kamu berikan kepadaku? Amalnya berkata, "Aku akan menjadi
sahabatmu dalam kuburmu. Pada hari kamu dihimpunkan dan sampai pada
waktu kita bersama berhadapan dengan Tuhan kamu." Bila orang mati itu
pencinta Allah, akan datang menjemputnya seseorang yang paling harum
baunya, paling indah wajahnya, paling bagus wajahnya, paling bagus
pakaiannya.

Ia membawa kabar gembira tentang surga di ujung perjalanan. Ketika
ditanya siapa dia. Penjemput itu berkata, "Aku amal salehmu." Bila
yang mati itu musuh Tuhan. Akan datang menjemputnya seseorang yang
paling jelek penampilannya dan paling busuk baunya. Ia membawa kabar
yang menakutkan tentang neraka di akhir perjalanan. "Siapakah kamu?"
tanya mayit itu. Penjemput itu berkata, "Aku amal jelekmu!"

Ketika dibaringkan di kuburnya, ia akan bergumam kepada lubang
lahatnya. "Hai rumah yang dipenuhi cacing, hai rumah kesucian. Hai
rumah keterasingan. Hai rumah kegelapan." Lubang lahatnya akan
berkata, "Inilah yang memang sudah aku persiapkan untukmu. Lalu apa
yang telah kau persiapkan untuk pertemuan denganku?"

Jawaban pertanyaan lubang kubur itu: Apa yang telah kamu persiapkan
untuk bekal di alam kuburmu? Pertanyaan itu akan kita dengar nanti.
Menghantam dada, dan mengiris hati nurani kita. Itulah yang bakal kita
alami ketika kita mau. Kisah itu adalah kisah nyata, yang sudah
dialami oleh keluarga, sanak saudara, handai taulan, yang sudah
mendahului kita dalam hadis-hadis sahih, yang tidak diragukan
kebenarannya.

Allah Swt menjelaskan kepada kita dua macam kematian. Pertama,
kematian mukmin yang saleh. "orang-orang yang diwafatkan malaikat
dalam keadaan baik, para malaikat berkata: Sejahteralah bagi kalian,
masuklah ke surga dengan apa-apa yang sudah kalian amalkan." (Q.S.
al-Nahl: 32). Allah Swt akan menyapanya dengan mesra, "Hai jiwa yang
tenteram, kembalilah kepada karunia Tuhan-Mu dengan penuh keridhaan
dan diridai. Dan masuklah dalam kelompok hamba- hamba-KU. Masuklah ke
surgaku." (Q.S. al- Fajr: 27-30).

Kedua, kematian orang yang durhaka. Simaklah pertanyaan Tuhan,
"Bagaimanakah keadaan mereka ketika malaikat maut mematikan mereka,
seraya meremuk redamkan muka mereka dengan punggung mereka? Yang
demikian itu karena mereka mengikuti apa yang dimurkai Allah dan
membenci keridaan-Nya. Lalu Allah hapuskan semua amalnya." (Q.S.
Muhammad: 27-28). "Orang-orang yang dimatikan malaikat dalam keadaan
berbuat dosa (menzalimi diri mereka), maka mereka merebahkan diri
menyerah seraya berkata: kami tidak melakukan perbuatan jahat."
Malaikat menjawab "Kami justru melakukannya. Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan, Maka masuklah ke pintu-pintu
neraka jahanam, kekal di dalamnya. Sungguh sangat buruklah tempat
orang-orang yang menyombongkan diri." (Q.S. Al-Nahl: 28-29).

Kita tidak tahu, pada kematian yang mana kita akan berada: Apakah kita
akan mati dalam pelukan kasih sayang Allah Swt ataukah dalam deraan
malaikat maut dan kemurkaan Tuhan? Kita juga tidak tahu. Apakah kita
akan bangkit dari kubur kita dengan wajah-wajah yang ketakutan atau
wajah-wajah yang berseri-seri. Penuh kegembiraan? Yang kita ketahui
dengan pasti ialah (bahwa) kita pasti masuk.

Kita sudah bekerja sepanjang tahun, mengumpulkan bekal untuk mudik
yang hanya beberapa hari. Sudahkah kita mempersiapkan bekal untuk
mudik yang jangkanya tidak terhingga? Kita sudah bekerja puluhan
tahun, menghabiskan masa muda kita untuk persiapan masa tua kita yang
berlangsung beberapa tahun saja. Sudahkah kita persiapkan bekal untuk
perjalanan yang sangat panjang setelah kematian kita? Pernahkan Anda
dengar Rasulullah Saw menceritakan orang yang paling malang ketika
berhadapan dengan pengadilan Tuhan: itulah mereka yang berdiri di
hadapan Rabbul 'Alamin.

Lalu di tangan-tangan mereka bergelantungan orang-orang yang pernah
disakiti hatinya, orang-orang yang pernah disiksa tubuhnya, akan
menghempaskan orang zalim di hadapan Tuhan. Mereka akan mengambil
seluruh amal salehnya, salat, puasa dan hajinya. Dan membebankan di
atas punggungnya seluruh dosa mereka. Mereka akan menertawakannya
ketika (malaikat) Zabaniyah menyeret ubun- ubunnya dan melemparkannya
ke neraka. Ali bin abi Thalib kw. berkata, 'Bi'sa al-zad li al-ma'ad
al-zhulm 'ala al-ibad." Bekal yang paling buruk untuk hari kiamat
adalah berbuat zalim kepada manusia.

Tahukah Anda apa bekal yang paling baik buat hari kiamat nanti? Pada
suatu hari Rasulullah melewati pekuburan. Beliau menyapa penghuni
kubur, "Hai ahli kubur, tahukah kalian apa yang terjadi sepeninggal
kalian? Istri-istri kalian sudah dinikahi orang lain, rumah-rumah
kalian sudah dibagi-bagikan. Apakah kalian mau menceritakan apa yang
kalian alami?" kemudian Rasulullah bersabda, "Sekiranya mereka tidak
bisa menjawab, mereka akan berkata bahwa sebaik-baiknya bekal adalah
takwa."

Takwa, menurut Al-Quran, ialah menginfakkan harta dalam keadaan senang
dan susah, mengendalikan amarah, memaafkan orang lain, sering berbuat
baik, cepat meminta maaf bila berbuat salah dan tidak mengulanginya
lagi (Q.S. Ali Imran: 133-135).

Takwa, masih menurut Al-Qur'an ialah mengisi sebagian besar malam
untuk bermunajat kepada Tuhan, memohon ampunan dari waktu sahur, dan
memberikan harta kepada orang miskin dan orang yang berkekurangan
(al-Dzariyat: 16-29). Secara singkat, bekal terbaik untuk hari mudik
kita yang abadi ialah beribadat untuk memperoleh ridha Allah dan
beramal saleh untuk membahagiakan hamba-hamba Allah. Wa fi dzalika fal
yatanafas al-mutanafisun. Untuk yang demikian inilah hendaknya orang
berlomba-lomba (Q.S. al-Muthaffifin: 26).

Marilah kita renungkan firman Tuhan dalam surat al-Ghasiyyah:

Dengan nama Allah Maha Pengasih Mahasayang
Apakah telah datang kepada-Mu peristiwa dahsyat
Yang mengguncang semua?
Wajah-wajah hari itu ketakutan
Beramal kepayahan
Terlempar ke dalam api yang menyala
Diberi minum dari mata air yang menggelak
Tidak ada makanan bagi mereka kecuali neraka
Tidak menggemukkan dan tidak melepaskan rasa lapar
Wajah-wajah hari itu berseri-seri
Puas dengan hasil kerjanya
Ditempatkan di surga yang tinggi
Tidak mereka dengar bicara hampa
Di sana ada mata air yang mengalir
Di sana ada pelaminan yang ditinggalkan
Gelas-gelas yang diletakkan
Bantal-bantal yang digelarkan
Permadani yang dihamparkan

sumber:
Yahoo!Groups : islam_liberal

Wednesday, October 26, 2005

MENPAN: REKRUTMEN CPNS TAHUN 2005 TUNGGU PP

Banjarmasin (ANTARA News) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan), H.Taufik Effendi mengakui, rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2005 ini memang agak terlambat, karena menunggu Peraturan Pemerintah (PP).

"Saya berharap dalam satu dua hari ini PP sebagai pedoman tentang rekrutmen CPNS dengan prioritas tenaga honorer tahun 2005 ini sudah ditandatangani Presiden dan penerimaan mulai 1 November 2005 dan diangkat 1 Januari 2006," ujarnya di Banjarmasin, Minggu malam.

... selengkapnya
ANTARA News - Menpan: Rekrutmen CPNS Tahun 2005 Tunggu PP

Catatan :
Untuk kasus LIPI, pengangakatan tenaga honorer yang telah bekerja di LIPI dibatasi maksimal 10 persen dari jumlah total kuota CPNS tahun 2005 (maksimal 30 orang). Dengan syarat tenaga honorer yang akan diangkat memenuhi formasi yang disetujui MenPAN (tertulis di halaman FORMASI). Sisa kuota (minimal 270 orang) dibuka untuk CPNS baru.

Sesuai dengan persyaratan dan kriteria yang berbeda dengan CPNS baru, maka proses pengangkatan tenaga honorer LIPI tidak dilakukan melalui Sistem Informasi CPNS LIPI. Demikian juga halnya dengan persyaratan lain dan ujian tertulis berbeda dengan CPNS regular.

Demikian untuk diketahui dan mohon maklum adanya.

sumber :
PENERIMAAN CPNS LIPI 2005

Tuesday, October 25, 2005

Need Gmail Invitation ?

Please reply / comment this post with email address !

Mahir Accounting, The Web based Accounting System

Setelah coba-coba Accurate, ada lagi Sistem Informasi Akuntansi yang bagus, fitur memadai : Mahir Accounting, The Web based Accounting System.

Yang satu ini malah web-based, hmmm .. cool. Trial online-nya bisa dibrowse di sini.

Monday, October 24, 2005

MotoGP Turki : Melandri menang atas Rossi

Wuihhh .. akhirnya Tim Honda bisa berdiri lagi di podium No. 1. Selamat !!

Hasil MotoGP Turki:
1. M. Melandri Honda 41:44.139
2. V. Rossi Yamaha +1.513
3. N. Hayden Honda +6.873
4. S. Gibernau Honda +12.420
5. C. Checa Ducati +26.963
6. A. Elias Yamaha +29.105
7. C. Edwards Yamaha +29.255
8. M. Tamada Honda +33.354
9. A. Barros Honda +33.790
10. S. Nakano Kawasaki +44.225
11. C. Vermeulen Honda +46.099
12. M. Biaggi Honda +50.184
13. O. Jacque Kawasaki +56.766
14. R. Xaus Yamaha + 1:01.360
15. J. Hopkins Suzuki + 1:03.391
16. R. Rolfo Ducati + 1:17.654
17. F. Battaino Blata + 1 lap
18. J. Ellison Blata + 1 lap
19. Shinichi Ito Ducati out

sumber:
Melandri Tunda Rekor Rossi
Melandri Gembira Lampaui Rossi

Thursday, October 20, 2005

Software AlQuran

Display-nya bagus sih, keren. Unfortunately .. library bahasa Indonesianya gak bisa di-download.

Quran Viewer
Software dari Divine Islam (divineislam.com), yang mudah untuk di custumize menunya, terdapat manuskrip, dan juga dilengkapi dengan translate tambahan berbahasa indonesia.

Kelengkapan bahasa:
- Bahasa Indonesia

sumber:
MyQuran - Portalized to Build Muslim Community on The NET

Monday, October 17, 2005

Macgyver for President 2008

Aku dapet link ini dari blog bung Enda
Macgyver for President 2008
my fav actor ..

Gerhana Bulan Malam Ini

Umbra gerhana bulan terjadi malam ini, 17 Oktober 2005 pada pukul 18:34 - 19:32 wib. Ini peristiwa langka, di mana gerhana bulan terjadi pada bulan Ramadhan. Umat Islam disunnahkan oleh Rasulullah melaksanakan amalan gerhana bulan, diantaranya doa, takbir, sholat gerhana, memperbanyak sedekah. Doa pada saat gerhana bulan adalah mustajab, apalagi terjadi pada bulan Ramadhan. Wallahu a'lam

Diriwayatkan dari Abu Bakar r.a. dalam suatu hadis:

Kami tengah bersama Rasulullah saw ketika terjadi gerhana matahari. Rasulullah saw berdiri menarik jubahnya hingga masuk ke dalam masjid. Beliau memimpin kami salat dua rakaat sampai matahari kembali bercahaya. Lalu Beliau bersabda, "Gerhana matahari dan gerhana bulan terjadi bukan karena kematian seseorang. Maka siapa pun yang menyaksikan (dua) gerhana ini salatlah dan berdoalah kepada Allah hingga gerhana usai." (H.R. Bukhari).

Uniknya Ramadan 1426 H
GERHANA BULAN PARSIAL AKAN TERJADI PADA 17 OKTOBER 2005
Gerhana Bulan Separa - 17 Okt 2005

Friday, October 14, 2005

Perubahan Tarif GPRS Matrix

matrix .. hiks .. hiks ..

dari forum Matrix-Centro :

Untuk pelanggan baru...

Mulai 1 November 2005, berlaku tarif baru GPRS & Blackberry Matrix.
Pilihan Paket GPRS:
Retail Rp.15/KB
Silver Rp.200,000/bln = 50MB
Gold Rp.800,000/bln = 250MB
Kelebihan pemakaian, akan dikenakan tarif retail Rp.15/KB

Untuk pelanggan yang telah existing masih dikenakan tarif Paket C sampai ada pemberitahuan melalui SMS atau informasi di Billing Statement untuk melakukan konfirmasi ulang ke pihak ISAT (Galeri Indosat), untuk memilih paket yang baru.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Call Center 111/222

sumber lain:
Paket GPRS Matrix Bebas Internet Akan Ditiadakan

Thursday, October 13, 2005

Hati-hati Perang Pemikiran, Anakku!

Semoga Umat Islam diberi kesabaran dan kekuatan menghadapi serangan musuh-musuh Allah. Amiin !
Hati-hati Perang Pemikiran, Anakku!

Wednesday, October 12, 2005

Derajat Hadist Populer Waktu Ramadhan

"Dibawah ini akan saya turunkan beberapa hadits tentang dzikir atau do'a di waktu berbuka puasa Kemudian akan saya terangkan satu persatu derajatnya sekalian Kemudian saya iringi dengan tambahan keterangan tentang
kelemahan beberapa hadits lemah/dla'if tentang keutamaan puasa yang sering dibacakan di mimbar-mimbar khususnya di bulan Ramadhan."

selengkapnya:
Derajat Hadist Populer Waktu Ramadhan

Khutbah Rosululloh Menyambut Ramadhan

Wahai manusia!

Sungguh telah datang pada kalian bulan Alloh dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Alloh.

Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama.

Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Alloh dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan do'a-do'amu diijabah.

Bermohonlah kepada Alloh, Robbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Alloh membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Alloh di bulan yang agung ini.

Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.

Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Alloh dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdo'a pada waktu sholatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Alloh Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih.

Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia!

Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah!

Alloh ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Robbal-alamin.

Wahai manusia!

Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Alloh nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.

Sahabat-sahabat lain bertanya: "Ya Rosululloh! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian." Rosululloh meneruskan "Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air."

Wahai manusia!

Siapa yang membaguskan akhlaqnya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Alloh akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.

Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Alloh akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Alloh akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Alloh akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Alloh akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan sholat sunat di bulan ini, Alloh akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 sholat fardu di bulan lain.

Barangsiapa memperbanyak sholawat kepadaku di bulan ini, Alloh akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Qur’an pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia!

Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Robbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu.

Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin berkata: "Aku berdiri dan berkata: 'Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?' Jawab Nabi: 'Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Alloh.'"

Marhaban Yaa Ramadhan...


ref : Percikan Iman