Monday, October 30, 2006

Bayi Mudik

Tanggal 25 Oktober 2006 pagi, Al mengalami mudik pertamanya ke Sumedang, lama perjalanan sekitar 3 jam, jalanan cukup lancar, tapi tetep aja panas, dia sempet nangis2 kegerahan. Sampe di Sumedang .. fuihhh panasnya minta ampun. Kegiatannya ya silaturrahmi, namanya juga lebaran, eh sempet juga nge-bakso, tapi gak enak, kalo soal bakso mah Bandung sebaik-baiknya tempat jajan. Singkat cerita pulang sekitar jam 7 malem. Perjalanan pulang macet abizz, kasian deh Al, dia kegerahan. Kalo aku ketiduran tau-tau udah sampe rumah. Alhamdulillah kita semua pulang dengan selamat. Lebaran taun depan Al kayak gimana ya !? Hmmmm ...

MotoGP 2006 milik Honda

Bukan Salah Rossi
Ini bener2 musim kompetisi yang berat. Kekalahan Rossi jangan cuma diliat di seri terakhir kemaren di Valencia, kalo itu terjadi tidak di seri terakhir mungkin gak terlalu jadi perhatian. Kekalahan Rossi mesti diliat secara keseluruhan sejak seri2 awal, nah kalo boleh saya menyimpulkan nothing wrong with Rossi, Rossi tetep the best rider ever. Seperti yang kita liat Rossi tetep melakukan yang terbaik sepanjang musim ini, Rossi gak pernah mengecewakan fans-nya (malah Hayden yang lebih sering mengecewakan fans dan kru-nya :p). Jadi siapa yang mengecewakan ? Yamaha. Sepertinya Yamaha terlalu takut kehilangan gelar juara dunia (apalagi setelah issue kepindahan Rossi ke F1 yg nyatanya gak jadi) sehingga menurut pengamatan saya Yamaha menggabungkan Riset 800cc untuk 2007 dan balapan 2006 dalam waktu yang sama (atau bahkan pada mesin yang sama dengan menjadikan M1 2006 sebagai prototipe 800cc), dan itu semua dibebankan pada pundak Rossi (dan kru). Sehingga mesin M1 dibikin sedemikian rupa hingga terjadi insiden overheating-lah, mogok-lah, keluar asep dari knalpot-lah, bla bla bla. Bukankah insiden2 itu (yg terjadi di awal2 seri) yang bikin poin Rossi jadi melorot di bawah Hayden ? Memang di akhir2 seri M1 sudah semakin membaik, tapi sudah terlambat, jumlah seri cuma 17.

Honda dan Ducati
Di awal musim, setau saya tidak ada ubahan teknis yang begitu berarti pada mesin RC211V, Mesin Honda 2006 nyaris sama dengan Honda 2005. Ini menunjukkan Honda Stabil. Honda yakin dengan mesinnya, cuma tinggal rider2-nya aje yang perlu di gembleng dan dikasih nyali segede2 gambreng biar bisa duel sama Rossi. Kalo Ducati, kalo gak salah Ducati memiliki tim sendiri di lain tempat untuk meriset mesin 800cc-nya, jadi balapan gak keganggu sama riset, menurutku ini sangat cermat.

Mr. Consistent
Julukan yang lebih bernada ledekan ini sering ditujukan bagi Hayden, karena mungkin penonton (yg bukan fans) lebih senang melihat pembalap2 yang ekstrim (gak peduli akhirnya pada ngejengkang di pinggir sirkuit, atau di seri lain tiba2 jadi boyot). Tapi seorang juara dunia itu memang harus konsisten. Kalo dipikir2 Rossi itu sangat konsisten (kecuali taun ini), cuma bedanya dengan Hayden, Rossi konsisten juara ke-1 di banyak seri, sedangkan Hayden cuma sampe podium aja udah untung, tapi selalu menuai poin. Walau bagaimanapun ini mungkin strategi tim Honda untuk mengalahkan Rossi, kalo head to head dengan Rossi rasanya sulit untuk menang, Rossi gitu lohh.

Komentator TV7 Sekarang Lebih Baik
Di blog ini saya sempat mengkritik komentator MotoGP TV7 di awal2 seri, waktu itu terkesan Yamaha yang selalu ditonjol2-kan, dan yang lain terkesan dihindari untuk diekspose (kecuali kekurangannya). Tapi salut komentator yang sekarang2 ini lebih bijak dan cerdas, yang bagus ya dibilang bagus, yang jelek ya diungkapkan seobjektif mungkin. Walaupun sponsor utamanya Yamaha tapi mampu mengetengahkan comment2 yang fair dan lebih enak didengar dibandingkan sebelumnya. Sekali lagi salut TV7. Kalo masalah pangsa pasar motor bebek di Indonesia mah biar masyarakat yang milih, gak usah dihubungkan dengan MotoGP soalnya gak nyambung. Hehehe maap ye ... namanye juga kritik membangun.

Empat Gelar Juara untuk Honda
Musim ini Honda memboyong setidaknya 4 gelar : Juara Dunia (Nicky Hayden), Juara Konstruktor (Honda), Juara Team (Repsol Honda), dan Rokie of The Year (Dani Pedrosa). Taun depan akan lebih sulit lagi buat Honda untuk mempertahankan gelar juara karena Rossi masih yang terbaik, malah saya sempet berpikir mungkin gak akan ada yang bisa melebihi (atau bahkan mendekati) kemampuan Rossi setidaknya dalam beberapa taun ke depan. Kalo mau jujur, tanpa bermaksud mengecilkan usaha Hayden, taun ini Dewi Fortuna bekerja cukup keras untuk memenangkan Honda. Bravo Honda !

Sunday, October 22, 2006

Suatu Malam terakhir di Bulan Ramadhan

Ini adalah posting pertama
setelah begitu lama gak ada tulisan apapun di blog ini.
Entah malas, atau gak ada yang ingin diungkapkan ?
Yang terakhir itu tentu aja gak mungkin.
Malah terlalu banyak rentetan peristiwa
sedih, gembira, kecewa, tekanan, marah, harapan
yang tidak sempat aku tuliskan.
Dan ..
tulisan pertama ini aku peruntukkan untuk adikku.
Adik yang mustahil aku tidak menyayanginya.

Dear blog,
Aku tidak ingin menuliskan semuanya di sini.
Karena hanya Tuhan yang mengerti semua.
Aku cuma ingin berdoa
smoga suatu hari nanti ..
kelak setelah dia dewasa ..
dia bisa mengerti tentang semua ini.
Smoga suatu saat nanti ..
dia bisa mencapai semua cita2-nya
menjadi apa yang selama ini dia inginkan.
Smoga suatu waktu nanti ..
dia bisa memaafkan
apa2 yang selama ini menyakitinya.
Ini adalah malam terakhir Ramadhan
besok maghrib sudah 1 Syawal
malam ini aku ingin menyampaikan permintaan maaf
bila aku pernah (slalu) menyalahkanmu, memojokkanmu.

Aku tau kejadian akhir2 ini sangat menyakitkan
tidak hanya buatmu, tapi juga buatku, buat kita semua.
Tidak hanya kamu di sana, aku di sini juga sedih.
Sesungguhnya aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan
karena aku sebenarnya juga tidak lebih baik darimu.
Aku juga sama seperti kamu
tapi kita harus sabar, tegar, terus berjuang, jangan menyerah
karena jalan di depan kita masih panjang Adikku
karena kita punya cita2 yang masih harus kita kejar setengah mati
dan itu tidak mudah.

Hari2 ini kamu sangat rapuh.
Ini adalah saat2 yang sulit buat kita semua.
Smoga ini merupakan jalan agar kita menjadi lebih dewasa.
Gak ada yang mesti ditakutkan.
Aku akan menolongmu.
Bahkan jika kamu bisa lebih terbuka, semua orang akan menolongmu.

Masa depan kita masih sangat panjang.
Dan kita semua akan mencapainya bersama-sama.
Smoga masa depanmu akan indah, seperti mimpi2 indah di malam2-mu
Slamat lebaran, Adikku !