Saturday, November 22, 2014

Menjalani

Hirup udara dingin
dalam sedalam-dalamnya.
Udara yang bau pinusnya
tidak akan pernah terlupakan.

Rasakan setiap langkah
yang melelahkan raga.
Namun semakin lama
semakin menguatkan jiwa.

Nikmati saja
jalan yang terjal, berkelok
dan penuh duri.

Walau perjalanan ini
tidak harus berakhir
pada bukit, lembah hijau
dan hamparan taman bunga.

-AMR
Suatu perjalanan Garut - Bandung

Thursday, November 13, 2014

Air Mata

Aku benci air mata.
Yang dianggap simbol kelemahan.

Tapi nyatanya ...
air mata lah yang mampu menguatkan hati.

-AMR

Tuesday, November 11, 2014

Black Coffee

Suatu hari itu terkadang seperti secangkir kopi hitam.
Diawali dengan pagi yang manis,
dan diakhiri dengan sore yang pahit.

-AMR

Thursday, October 23, 2014

Sesuatu

Saat kita tidak memiliki sesuatu.
Kemudian kita menolak sesuatu itu.
Itu sesuatu banget.

-AMR

Wednesday, August 13, 2014

Berikan Aku Kesunyian

Wahai ...
Jadilah yang lembut
dan yang melembutkan.

Karena mentari begitu terik siang tadi.
Karena hari-hari ini sudah terlalu banyak keluh kesah.
Karena bumi penuh sesak dengan para pencari perhatian manusia.
Sehingga langit sepi dari doa kepada Allah.

Duhai ...
Jadilah yang lembut
dan yang melembutkan.

Berikan aku sekejap saja keheningan.
Perdengarkan sedikit saja kepadaku lagu kesenyapan malam.

Sedikit saja.
Sekejap saja.
Sebentar saja.

Karena esok pagi semua akan berulang.

-AMR

Saturday, June 28, 2014

Sang Penyebuh Luka

Bukanlah Peri Cinta ...
Namun seringkali 
Sang Waktulah yg turun tangan 
menyembuhkan luka.

-AMR

Wednesday, June 04, 2014

Lelah

Pernahkah ...
Kamu merasa begitu ...
LELAH.

-AMR

Monday, May 26, 2014

Adakah yang Lebih Penting !?

Saat orang tua kita sakit,
Saat kerabat kita meninggal dunia ...

Rasanya tidak ada hal lain yang lebih penting.

Teman,
Bos-bos besar,
Orang-orang yang dianggap penting,
dan selama ini dipercaya menentukan hidup kita,
Mendadak jadi "kecil",
Hanya Allah Yang Maha Menggenggam segala kekuasaan.

Coba pikirkan ...
Orang tua kita ...
Yang sudah renta,
lemah karena lelah membesarkan kita.

Coba perhatikan ...
Anak-anak kita tercinta ...
Merekalah masa depan kita sebenarnya.

Untuk merekalah kita hidup sesungguhnya.

Jadi ...

"Sepelekan" saja urusan-urusan manusia yang penuh kepentingan itu ...
Dihadapan Sang Maha Pembolak-balik hati.

-AMR

Saturday, May 10, 2014

Pasrah

Bermain di batas,
Berdiri di penghujung waktu,
Percaya pada Sang Maha Pemberi,
Menyerah penuh pada takdir.

-AMR-

Sunday, May 04, 2014

Bye CB7

Honda Accord Maestro M/T 2.0 1990.
October 17 2011 - May 4 2014.
You'll Always be The Maestro.

Saturday, February 22, 2014

Pantaskah Kita

Kita hidup dengan harapan.
Jadikan dulu diri kita pantas untuk harapan itu.

-AMR

Thursday, January 16, 2014

Menikmati Masa Lalu

Sering kita,
terjebak dalam romantisme masa lalu.

Padahal hari ini,
suatu saat nanti
akan disebut masa lalu.

Dan kita akan mengenangnya
sebagai waktu-waktu yang indah.

Maka,
nikmati dan syukuri
hari ini.

Agar esok
kita tidak menyesali
telah melewatkan saat-saat
yang begitu membahagiakan.

Dan kita puas
telah menikmati masa lalu.


-AMR

Kita Habis

Sungguh ...

Ini suatu awal tahun
yang menyisakan
begitu banyak ...

paradigma lama,
mindset kuno,

frame of thingking yang sempit
dan tidak memerdekakan,

ide-ide genit
yang tidak mendewasakan.

Aku khawatir,
kita habis sampai di sini.


-AMR

Siapa Menilai Siapa !?

Aku percaya,
kita menginginkan seseorang yang terbaik menjadi bagian hidup kita,
pekerjaan kita.

Sebagaimana aku yakin,
seseorang akan mendapatkan yang terbaik
seperti hal terbaik yang pernah dia berikan
dalam hidupnya, dalam pekerjaannya.

Sesungguhnya,
setiap kita saling menilai.

Siapapun kita,
apapun kita.

Dan sebaik-baik penilaian
adalah yang datang dari Allah.


-AMR
Sebuah monolog antara Bandung Jakarta.

Thursday, January 02, 2014

Perjalanan Tak Bertepi

Aku percaya ...

Di ujung sana
Allah telah menyiapkan
sesuatu yg terindah dan terbaik
buat kita.

Cuma bagaimana
cara kita mendapatkannya
adalah pilihan kita.

Dan sejauh apa petualangan kita
adalah rahasia ilahi

Oleh karenanya ...
Pilihlah cara dan jalan
yang terbaik dan paling elegan.

Karena kita tidak tahu
kapan kita bisa melihat lagi
matahari terbit.


-AMR